Rabu, 21 Februari 2024

Rutan Boyolali Larang Ada Kunjungan saat Lebaran, Ini Sebabnya

Murianews
Senin, 25 April 2022 15:32:21
Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali, Agus Imam Taufik, didampingi perwakilan Polres Boyolali dan Kodim 0724 Boyolali, Jumat (22/4/2022). (Solopos.com)
[caption id="attachment_286918" align="alignleft" width="880"] Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali, Agus Imam Taufik, didampingi perwakilan Polres Boyolali dan Kodim 0724 Boyolali, Jumat (22/4/2022). (Solopos.com)[/caption] MURIANEWS, Boyolali – Rutan Kelas II B Boyolali mengeluarkan kebijakan pelarangan kunjungan warga binaan saat Lebaran. Kebijakan tersebut seiring dengan pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Sebagai gantinya, pihak Rutan menyediakan layanan video call bagi penghuni rutan. Layanan tersebut bisa dinikmati secara gratis tanpa biaya. Baca: Guci Naga Ini Ternyata Dibuat Napi Rutan Kudus dari Kardus Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali Agus Imam Taufik menjelaskan, aturan pelarangan tatap muka dengan kunjungan ini sudah dilakukan sejak pandemi Covid-19 dua tahun lalu. “Sampai dengan saat ini, kami masih belum mengizinkan keluarga melakukan kunjungan secara langsung karena kondisi pandemi Covid-19,” jelasnya seperti dikutip Solopos.com, Senin (25/4/2022) Meski begitu, pihaknya tak melarang penitipan barang dan makanan untuk para warga binaan. Hanya saja, penitipan barang dan makanan untuk warga binaan hanya dilayani sampai pukul 14.00 WIB. Baca: Rutan Kudus Beri Bantuan Gerobak untuk Pelaku UMKM ”Namun khusus untuk Lebaran 2022 nanti, waktu penitipan akan diperpanjang hingga sore hari,” terangnya. Sementara sebagai ganti supaya bisa berkumpul dengan keluarga, pihaknya akan memberikan fasilitas video call yang bisa diakese kapan saja. Dengan begitu, para warga binaan masih bisa bertemu keluarga dengan cara virtual. ”Kita tidak melarang berkumpul dengan keluarga. Tapi caranya yang berbeda. Untuk saat ini masih sama seperti tahun kemarin, yakni dengan cara virtual,” tambahnya. Baca: Ramadan, Napi di Rutan Kudus Rajin Ngaji dan Belajar Rebana Agus menambahkan, total ada 198 warga binaan di Rutan Kelas IIB Boyolali. Dari jumlah tersebut, 168 warga binaan beragama Islam. ”Praktis dengan jumlah itu, mereka semua akan merayakan Lebaran,” tandasnya   Penulis: Supriyadi Editor: Supriyadi Sumber: Solopos.com

Baca Juga

Komentar