Rp 7,8 Triliun Dana Desa Dikucurkan di Jateng, Tiap Desa Sudah Capai Rp 1 M
Ali Muntoha
Rabu, 10 April 2019 13:25:59
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Jumlah ini mengalami kenaikan 17,10 % dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 6,7 triliun. Dana sebesar itu menurut Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jateng Sulaimansyah, dibagi ke 7.809 desa yang ada di Jateng.
“Ribuan desa ini berada pada 527 kecamatan di 29 kabupaten di Jateng. Hanya 29 kabupaten, karena untuk kelurahan di pemerintah kota (pemkot) tidak mendapat Dana Desa tapi dana kelurahan,” katanya dalam Quarterly Report Triwulan I 2019 di Gedung Keuangan Negara I Semarang, Rabu (10/4/2019).
Menurut dia, dengan peningkatan jumlah anggaran tersebut, maka dana yang diterima tiap desa pun mengalami peningkatan. Bahkan saat ini rata-rata tiap desa sudah mencapai Rp 1 miliar.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya kan rata-rata belum Rp 1 milar, masih di angka Rp 800 jutaan,” ujarnya.
Ia pun menyebut, selama lima tahun terakhir peningkatan Dana Desa yang ditransfer ke Provinsi Jateng mengalami peningkatan mencapai 350 persen.
Rinciannya, pada tahun 2015 Dana Desa yang dikucurkan sebesar Rp 2,2 triliun dengan rata-rata tiap desa mendapat Rp 285 juta. Jumlah itu meningkat pada tahun 2016 sebesar Rp 5 triliun dengan rata-rata per desa mendapat Rp Rp 640 juta.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



