Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Para perampok yang berjumlah enam orang mengobrak-abrik ruang bagian keuangan dan membongkar brangkas di dalamnya. Namun meski bersusah payah para pelaku gagal membawa kabur uang yang diicanr.

Pasalnya, menurut Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto instansi tak memberlakukan transaksi tunai atau noncash. Sehingga tak ada uang di dalam kantor.

“Seluruh ruangan memang diacak-acak. Sasarannya uang,” katanya kepada wartawan.

Meski demikian, para pelaku sempat membongkar komputer yang terhubung dengan kamera CCTV dan membawa harddisknya. HP dua satpam yang disekap juga dirampas.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Boyolali, Budi Prasetyaningsih yang kali pertama mengetahui aksi perampokan itu. Pagi tadi saat ia sampai di kantor, ia kaget melihat ruangan teracak-acak dan mendengar suara orang terbekap.

Ia kemudian melihat dua satpam dalam kondisi terikat. Ia pun langsung melepaskan ikatan dua satpam itu dan melaporkannya.
Ia kemudian melihat dua satpam dalam kondisi terikat. Ia pun langsung melepaskan ikatan dua satpam itu dan melaporkannya.Dari keterangan dua satpam itu diketahui jika para pelaku berjumlah sekitar enam orang. Mereka datang sekitar pukul 02.50 WIB.”Pelaku ada yang membawa golok dan linggis, Satpam juga diancam akan dibunuh,” ujar Darmanto.Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara. Pihak Disdikbud juga masih mendata kerugian yang diderita. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler