Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Beruntung tak ada korban jiwa saat api melalap rumah milik Tajudin (50) tersebut. Pasalnya, saat terjadi kebakaran, penghuni rumah tengah kondangan di rumah kerabatnya.

Kendati demikian, kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Pasalnya, api tak hanya membakar barang-barang dalam rumah, tetapi juga menghanguskan surat-surat dan dokumen penting.

Kapolsek Wanasari AKP Mulyono menyebut, api diketahui oleh tetangga korban. Saat itu, saksi melihat api sudah mulai berkobar di bagian dapur korban.

“Dari keterangan saksi, awalnya melihat ada api di atap dapur rumah korban. Diduga ada korsleting listrik. Saat itu, rumah korban sepi ditinggal oleh pemiliknya dan keluarganya kondangan,” kata Mulyono, Selasa (23/7/2019).

Saat itu api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah bagian depan dan membakar perabotan di dalamnya. Warga kemudian menghubungi polisi dan pemadam kebakaran. Termasuk memberitahu Tajudin.

Ia menyebut, sembari menunggu pemadam, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api sulit dijinakkan dan terus membakar rumah berikut isinya.

Sementara Tajudin yang mendapat kabar itu, pun bergegas pulang dari lokasi kondangan. Sesampainya di rumah ia pun syok, lantaran rumah yang ditinggalinya sudah hangus terbakar. Berbagai harta bendanya juga banyak yang tak bisa diselamatkan.Mulyono menjelaskan, kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Selain itu, sejumlah dokumen penting seperti BPKB dan sertifikat rumah dan tanah juga ludes.“Empat BPKB dan satu buah sertifikat rumah ikut ludes terbakar,” jelasnya.Sementara api berhasil padam sekitar 1,5 jam kemudian setelah warga dibantu oleh 2 (dua) unit mobil pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler