Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibatnya, perempuan itu langsung tertabrak dan tewas di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Irza Laila Nur Trisnha Winandi (21) warga Perum BSP 2 Desa Karanggeneng, Boyolali. Sepeda motor korban juga hancur.

Tak hanya korban meninggal, satu orang perempuan lagi Dwiyani Merbawaningrum (44) juga mengalami luka-luka. Sementara sopir truk yang diketahui bernama Solchan (38) warga Plantaran, Kaliwungu, Kendal selamat, hanya mengalami sejumlah luka.

“Korban meninggal sudah dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali, dan sopir truk sudah kami amankan,” kata Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Febriyani Aer.

[caption id="attachment_169048" align="alignleft" width="1280"] Proses evakuasi truk container yang menabrak Puskesmas Mojosongo, Boyolali. (Foto: Solopos.com)[/caption]

Ia mengatakan dugaan awal kecelakaan itu terjadi akibat truk kontainer mengalami masalah pada sistem rem. Sehingga sopir tak bisa mengendalikan laju truk.

Untuk menghentikan laju kendaraan, sopir yang diduga tengah panik membanting stir ke kanan. Padahal jalur tersebut merupakan arah berlawanan, hingga akhirnya menabrak puskesmas.

"Truk itu berjalan dari arah Semarang, sesampainya di TKP remnya blong, sehingga sopir membanting arah ke kanan dan memasuki arah yang berlawanan,” ujarnya.
"Truk itu berjalan dari arah Semarang, sesampainya di TKP remnya blong, sehingga sopir membanting arah ke kanan dan memasuki arah yang berlawanan,” ujarnya.Saat truk mengarah ke puskesmas itulah, korban yang mengendarai sepeda motor hendak ke luar dari puskesmas. Alhasil tabrakan tak bisa dihindarkan, dan korban langsung tewas.Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Banyak warga yang histeris melihat kejadian tersebut, dan sempat menyebabkan kemacetan.Dari keterangan pihak kepolisian, truk kontainer tersebut mengangkut kapas yang bobotnya mencapai 28 ton. Truk itu hendak menuju ke Solo.Saat ini proses evakuasi terhadap truk tersebut tengah dilakukan. Evakuasi dilakukan menggunakan alat berat yang cukup besar, dan polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan yang parah. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler