Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kepada wartawan membenarkan hal ini. Menurut dia, gudang yang terbakar merupakan tempat penyimpanan bahan peledak dan bom temuan masyarakat.

“Jam 08.00 WIB ledakan berhenti. Sekarang dalam tahap pengamanan lokasi ledakan. Warga dievakuasi sejak terjadi ledakan pertama,” katanya.

Sejumlah saksi menyebut, ledakan yang terjadi akibat kebakaran itu terdengar hingga beberapa kali. Sebelum terdengar ledakan besar, sempat terjadi suara seperti ledakan mercon beruntun.

Titha (35) warga gang Blimbing kelurahan Srondol Wetan menyebut, pascaledakan material berterbangan dan mengenai rumah-rumah warga. Warga pun berhamburan menyelamatkan diri.

Ia menyebut, saat kejadian warga yang berada di jarak 300 meter dari lokasi kejadian disarankan untuk mengungsi.

"Sementara kita suruh mengungsi, yang terdekat sementara di kantor kelurahan srondol wetan," ungkapnya.

Baca juga:
Menurut warga ledakan sampai menggetarkan tembok dan beberapa genteng rontok. Dari perkampungan di dekat lokasi terlihat asap sudah tidam terlihat dari gudang tersebut.Sari warga yang rumahnya berdekatan di Srondol Wetan Gang Mangga Rt 2 RW 5 mengaku, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 7.30 WIB. Dia mendengar ada suara ledakan mirip mercon semakin lama bertambah besar."Awalnya saya kira pak polisi latihan, terus warga ada yang penasaran tapi kok tambah besar suaranya sehingga banyak warga langsung pada lari semua," ujar Sari. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler