Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Kebakaran itu terpusat pada Sritex 2 di salah satu gudang kapas cadangan.

Hingga siang ini petugas pemadam kebakran gabungan dan relawan masih terlihat mondar-mandir di lokasi kejadian.

Meski terjadi kebakaran manajamen Sritex memastikan jika, insiden itu tak menganggu operasional pabrik. Hal ini ditegaskan oleh Joy Citradewi, Sritex Communications PT Sritex dalam siaran persnya.

“Hasil laporan lapangan, kebakaran tidak mengganggu aktivitas operasional perusahaan lainnya. Namun hingga saat ini, kami sedang berupaya sekuat tenaga untuk memadamkan api," katanya.

[caption id="attachment_173652" align="aligncenter" width="720"] Warga melihat kobaran api dari gudang PT Sritek yang terbakar sejak malam tadi. (Istimewa)[/caption]

Pihaknya juga memastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Karena saat kejadian tak ada pekerja di dalam gudang penyimpanan kapas tersebut.

Untuk memadamkan kebakaran hebat itu, tim Damkar Sukoharjo juga meminta bantuan dari daerah sekitar seperti dari Surakarta. Mobil pemadam kebakaran masih keluar masuk lokasi.Jalan KH Samanhudi di depan Sritex sejak semalam ditutup guna melancarkan mobil damkar yang bertugas. Petugas pemadam mengaku kesulitan menjinakkan api karena gudang tersebut berisi barang yang mudah terbakar.“Gudang kapas yang terbakar mudah dilalap api sehingga perlu penanganan ekstra untuk memadamkan," kata Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto kepada wartawan.Petugas juga melokalkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kompleks pabrik. Lokasi pabrik tidak berdekatan dengan pemukiman warga, sehingga tidak membahayakan warga. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler