Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapatkan, insiden ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, kapal motor ini tengah menyusuri sungai dari arah TPI.

Seluruh penumpang kapal berhamburan menyelamatkan diri, saat kapal ini mulai oleng hingga akhirnya terbalik. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kapal ini terbalik saat sejumlah warga memanggil nahkoda agar meminggirkan kapalnya. Pasalnya, ada sejumlah warga yang ingin ikut naik.

Padahal kapal itu sudah penuh penumpang. Termasuk di dalamnya juga mengangkut sound system. “Ngangkut seperangkat sound system juga, dan semuanya kecebur masuk sungai," kata Doni, warga Desa Desa Prapag Kidul.

Tak lama setelah membawa tambahan penumpang, kapal berukuran panjang delapan meter dengan lebar 2,5 meter ini oleng dan terbalik. Akibatnya, seluruh penumpang tercebur ke air termasuk ada anak anak.

Sementara menurut Muhaemin Primawan (49) warga Desa Prapag Kidul, pihaknya menduga kapal ini terbalik karena kelebihan muatan. Pasalnya, saat berangkat dari TPI, kapal tersebut sudah mengangkut 20 penumpang.
Sementara menurut Muhaemin Primawan (49) warga Desa Prapag Kidul, pihaknya menduga kapal ini terbalik karena kelebihan muatan. Pasalnya, saat berangkat dari TPI, kapal tersebut sudah mengangkut 20 penumpang.“Sudah ada 20 penumpang termasuk anak-anak. Di dalamnya juga ada sound dangdutan. Di tengah jalan tambah lagi 15 penumpang,” ujarnya.Ia khawatir jika ada penumpang yang tenggelam dan terjebak di bawah kapal. Pasalnya kedalaman sungai itu cukup dalam, yakni antara tiga hingga lima meter.Proses evakuasi dan pendataan terus dilakukan untuk mengetahui secara pasti jumlah penumpang. Dan menyisir jika ada kemungkinan penumpang yang tenggelam atau terseret arus. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler