Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah menyiapkan pembangunan flyover. Pembangunan ini direncanakan akan dimulai pada 2020 tahun depan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sri Puryono mengatakan, lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Flyover Ganefo di ruas Semarang-Godong tersebut merupakan milik Perum Perhutani. Pemprov Jateng menurutnya, akan segera melakukan appraisal lahan tersebut.

“Selain lahan milik Perhutani ada juga lain milik PT KAI. Tapi masih harus dicek dan dilakukan pengukuran karena berada di bawah kewenangan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT KAI,” katanya.

Sri Puryono meminta tim bergerak sesuai jadwal, sehingga target pembangunan bisa terealisasi. Pada 10 Oktober 2019 mendatang pihaknya akan kembali menggelar rapat koordinasi untuk pemantapan dan finalisasi terhadap pengadaan lahan pembangunan Flyover Ganefo Mranggen.Rencananya, embangunan Flyover Ganefo Mranggen membutuhkan lahan seluas lebih kurang 16.979 meter persegi. Pelaksanaan pengadaan lahan diperkirakan pada September sampai Desember 2019. Sementara untuk pembangunan fisik direncanakan akan dilaksanakan pada 2020 mendatang.Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler