Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kendal - Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap seorang santri yang dilaporkan tenggelam di Kali Kuto, Kecamatan Weleri, Kendal akhirnya membuahkan hasil. Korban tenggelam ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 10.10 WIB.

Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di aliran Kali Kutho, tepatnya di dusun Sigendong, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kendal dalam keadaan meninggal dunia. Korban diketahui bernama Muhammad Ilham Yanuar (14), warga Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Batang.

Baca: Santri di Kendal Dilaporkan Tenggelam di Kali Kuto, Sudah 24 Jam Dicari Belum Ketemu

“Jarak lokasi penemuan dari tempat kejadian kurang lebih delapan kilometer. Setelah dievakuasi, korban selanjutnya dibawa ke RSI Weleri. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing,” ungkap Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto.

Menurut Heru, berdasarkan informasi yang diterima sebelumnya, pada Minggu (14/11/2021) sekitar pukul 16.30 WIB, tiga santri AL Munawir menyeberangi sungai Kali Kuto dengan tujuan ke Kecamatan Weleri untuk membeli baju. Awalnya mereka bertiga berhasil menyeberang karena aliran sungai sedang tidak deras.

Kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB mereka bertiga hendak pulang dengan menyeberangi Kalu Kuto dari timur ke barat. Nahas, saat menyeberang inilah, tiba-tiba arus sungai berubah deras.
Kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB mereka bertiga hendak pulang dengan menyeberangi Kalu Kuto dari timur ke barat. Nahas, saat menyeberang inilah, tiba-tiba arus sungai berubah deras.Baca: Kecelakaan Karambol di Pantura Kendal, 1 Meninggal 2 Luka Berat“Akbatnya, ketiga anak tersebut hanyut. Dari tiga orang ini, dua di antaranya berhasil minggir. Sedangkan Muhamad Ilham Yanuar hanyut tenggelam,” ungkap Heru.Setelah menerima informasi ini, operasi pencarian oleh tim SAR gabungan dilakukan. Namun, upaya pencarian terhambat oleh cuaca sekitar hujan dan debit sungai Kali Kuto yang meningkat deras. Kedalaman Kali Kuto bervariasi sekitar satu sampai tiga meter dengan lebar sungai sekitar 20 meter. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler