Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sragen – Seorang pria yang dilaporkan hanyut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (16/8/2022), sekitar pukul 09.35 WIB.

Korban diketahui bernama Sastro Utomo Sugiman (53) asal Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen yang dilaporkan hanyut pada Minggu (14/08/22).

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan, kronologi kejadian bermula saat survivor mengajak keponakannya yang bernama Ryan pergi ke jembatan Sapen, Minggu (14/08/22) sekitar pukul 11.15 WIB. Tujuannya untuk membuang senjata pusaka yang mengamuk ke sungai Bengawan Solo.

Baca juga: Bocah 12 Tahun di Kendal yang Hanyut di Kali Kutho Ditemukan Meninggal

Keduanya berangkat mengendarai sepeda motor. Setelah sampai di lokasi, korban tiba-tiba turun dari motor dan langsung masuk ke kolong jembatan.

Saat hendak membuang pusaka, korban malah ikut terjatuh ke sungai. Diduga, korban terpeleset saat membuang pusakanya.

”Diduga survivor terpeleset saat membuang pusaka. Saat itu, keponakannya berusaha meraih kerah bajunya. Namun, karena tubuh korban lebih besar maka tidak kuat menahan dan akhirnya jatuh tenggelam ke dalam sungai Bengawan Solo,” ungkapnya.Upaya pencarian tim SAR gabungan dilakukan dengan metode susur sungai menggunakan perahu karet dari jembatan Sapen menuju ke utara. Setelah tiga hari pencarian, korban berhasil di temukan di aliran sungai sejauh kurang lebih 3,5 kilometer dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi untuk dibawa ke rumah duka.”Dengan berhasilnya ditemukan jasad korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali kesatuannya masing- masing,” tutupnya.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler