Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut Mirna, aplikasi tersebut utamanya ditujukan pada anak - anak muda agar rasa dan semangat nasionalismenya bangkit. Sehingga rasa cinta pada tanah air Indonesia tetap ada dan bisa diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari -hari. Dan Kabupaten Kendal bisa menjadi pelopor dan aplikasi tersebut bisa disebarluaskan ke seluruh Indonesia.

Apikasi tersebut, bisa diunduh lewat google Play Store di gawai pintar (smartphone) masing - masing. Program tersebut sebenarnya dinisiasi oleh Dandim Kendal untuk menumbuhkan nasionalisme di kalangan pemuda dan baru pertama kali di Indonesia. Isi aplikasi, lanjut Mirna, berupa lagu - lagu kebangsaan yang diputar setiap pukul 06.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB secara serentak dan otomatis di 266 desa dan 20 kelurahan se-Kabupaten Kendal.

"Kita kumandangkan, kita bangun semangat kebersamaan mulai hari ini (17/8/2017). Tiap pukul 6 pagi untuk Indonesia Raya, pukul 13 lagu Garuda Pancasila dan pukul 21.00 WIB dengan lagu Indonesia Pusaka," terangnya dikutip portal resmi Kabupaten Kendal.

Menurut Mirna, aplikasi tersebut diharapkan dinstall oleh semua PNS dan perangkat desa se-Kabupaten Kendal untuk menjaga jiwa patriotisme bangsa lewat penanaman nilai - nilai kebangsaan lewat lagu - lagu perjuangan. Di kelurahan, desa dan sekolahan bisa didengarkan lagu - lagu kebangsaan tersebut lewat speaker pada PJU yang disebut Tiang Kebangsaan dengan tenaga matahari ( solar cell ) yang diberi speaker.
Ketika ditanya apakah ada sanksi bila tidak menginstal aplikasi tersebut, Bupati menjawab, bahwa nasionalisme diharapkan tumbuh dengan kesadaran diri dan tidak dipaksa - paksa.Andrian selaku anggota Tim IT dari aplikasi itu, mengatakan, pihaknya  menerima masukan lagu kebangsaan baru atau diganti lagu baru. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler