Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pernyataan Seno didasari keyakinannya bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan kembali mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon gubernur. "Ya tinggal ramainya itu nanti siapa wakil yang akan mendampingi," kata Seno, Minggu (20/8/2017).

Dengan keyakinan rekomendasi akan jatuh ke Ganjar, ia pun salut kepada beberapa tokoh internal PDIP di Jateng yang ikut bursa untuk mendapat rekomendasi pencalonan Pilgub. Namun begitu Seno belum mempunyai pandangan siapa saja tokoh yang berpotensi mendampingi Ganjar. "Pasangannya Ganjar siapa? Ya itu terserah Ibu Mega (Ketum PDIP)," ujarnya lagi.

Seno memprediksi wakilnya nanti bisa dari kalangan internal PDIP ataupun dari luar internal partai. Bisa saja kombinasinya sama seperti pasangan gubernur dan wakil gubernur saat ini atau malah mengambil pasangan wakil dari luar internal. "Pastinya saya tidak tahu. Tapi bisa saja mengambil wakil dari polisi atau militer," tegasnya.

Alasan ia mendukung petahana untuk maju kembali menurutnya cukup beralasan. Selain mengenal pribadi Ganjar secara dekat, berbagai program pembangunan politisi berambut putih tersebut dalam rangka pembangunan di Jateng sampai saat ini dinilainya cukup berhasil.Di sisi lain, meski beredar suara di kalangan akar rumput agar Seno ikut bursa pencalonan, namun ia menampiknya. Ia menilai jabatan Bupati Boyolali untuk periode keduanya ini masih panjang sehingga tak etis untuk ditinggalkan. Terlebih ia mempunyai hutang ke masyarakat Boyolali untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya saat maju dalam Pilbup lalu."Jabatan saya sebagai Bupati Boyolali masih panjang. Kalau durung rampung, ditinggalkan mboten sae," ucapnya. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler