Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Operator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Arif Fuad Hidayat kepada MuriaNewsCom, mengatakan, korban mulanya bersama delapan temannya pergi dari rumah. Tujuannya, mereka ingin menonton karnaval di Kabupaten Sukoharjo. Belum sampai di lokasi, mereka ingin mencuci kaki di Sungai Bengawan Solo, sekitar pukul 13.15 WIB.

Korban terpeleset dan terjatuh ke tengah sungai. Kemudian korban tenggelam terbawa arus sungai yang cukup deras. Korban saat bermain menggunakan celana pendek merah seragam sekolah.  Warga bersama relawan langsung melakukan pencarian dengan peralatan seadanya.

Mendapati informasi tersebut, polisi beserta Tim SAR Kabupaten Klaten dan SAR Kabupaten Sukoharjo langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pencarian korban yang terseret arus. Tim gabungan melakukan penyelaman dan penyisiran mencari bocah yang menjadi korban hanyut di aliran sungai Bengawan Solo. Pencarian tersebut melibatkan 70 orang relawan.
Penyisiran dilakukan dari titik hanyutnya korban di dekat jembatan Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari. Tim juga melakukan penyelaman. Ada juga tim yang menyisir di permukaan menggunakan pelampung. Tim juga memasang jaring di bawah jembatan Sidoretno dan POndok, Sukoharjo.Pencarian dilakukan kembali pagi tadi. Korban diketemukan pukul 11.30 WIB dengan jarak sekira 75 meter dari lokasi. "Korban dalam keadaan MD, selanjutnya dibawa ke rumah duka," ujarnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler