Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Alex sempat dilarikan ke RSUD Bendan Pekalongan. Dari sumber dihimpun, Alex meninggal setelah menjalani perawatan pacu jantung selama dua jam di rumah sakit tersebut. Keluarga melarikannya ke rumah sakit usai jatuh saat di kamar mandi rumahnya, Kamis siang.
"Perawat kami datang ke kamar (di rumah Arslan), beliau sudah dalam kondisi terbaring, tertelungkup dan tidak ada nadi," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Bendan Pekalongan, Kukuh Subekti, dikutip dari detik.com.
Kemudian Alex dibawa ke unit gawat darurat RSUD Bendan dan mendapat penanganan dari tim dokter. "Dilakukan penanganan selama dua jam setengan. Lalu oleh Ketua kelompok penanganan kegawatdaruratan yakni Dokter Bima, Spesialis jantung, dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.30 WIB," jelasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



