Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban yang terluka langsung dibawa ke RSUI Kustati Solo untuk mendapatkan perawatan medis.

Dilansir dari solopos.com, kejadian bermula saat Pardiman mengendarai sepeda motor Honda Beat AD 2418 AEB dari arah barat menuju timur.

Saat dia melewati perlintasan KA tanpa penjaga menuju Kantor Kepala Desa Gentan, tiba-tiba muncul Batara Kresna dari arah utara atau Solo. Lokomotif kereta api menyambar sepeda motor bagian belakang yang dikendarai Pardiman.

“Korban sempat terseret hingga tiga meter saat ditabrak kereta api. Untungnya, laju kereta api cukup pelan sehingga luka yang diderita korban tak terlalu parah,” kata saksi mata, Sugeng, di lokasi kejadian.
Kepala Desa Gentan, Hartanto, mengatakan Pardiman menjabat sebagai kepala urusan pemerintahan Desa Gentan. Saat kejadian, ia hendak pulang menuju balai desa setelah mengurus keperluan administrasi di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sukoharjo.“Saya tadi ikut mengantar Pardiman ke rumah sakit. Korban menderita luka di bagian kaki dan punggung. Sekarang sudah sadar,” ujar dia.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler