Domisili sehari-hari pelaku tak jauh dari lokasi rumah makan yang juga kejadian, yakni di Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota. Saat penangkapan pelaku, polisi berupaya melarikan diri. Sehingga upaya penembakan ke pelaku pun dilakukan.
Polisi menangkap setelah sebelumnya menembak pada kaki kanan pelaku di dua tempat. Itu dilakukan karena pelaku pembunuhan tak menghiraukan teguran polisi.
“Pelaku ditangkap Satuan Reskrim Polres Boyolali, kemarin,” kata Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi, di mapolres setempat, Kamis (2/11/2017).
Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti pisau dapur yang digunakan untuk membunuh korban, satu unit sepeda motor, ponsel, dan uang yang merupakan hasil pencurian.
Polisi sebelumnya telah melakukan penyelidikan, serta pengumpulan bukti dan saksi. Termasuk juga, polisi memeriksa CCTV yang ada di Jalan Pandanaran. Motif dari pembunuhan tersebut, yakni pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan.Keterangan pelaku ke polisi, bahwa pelaku melakukan perbuatan sadis seorang diri. Pelaku menyatroni rumah makan sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku tak kesulitan masuk rumah makan karena pintu depan tak terkunci.Dalam kondisi itu, korban mengetahuinya. Seketika, pelaku panik. Tersangka pun menggorok leher korban menggunakan pisau dapur. Tapi korban tidak langsung meninggal.Kemudian pelaku menusuk lagi. Saat tersangka keluar dari rumah makan, korban masih mengikutinya. Hingga akhirnya korban jatuh tersungkur di depan rumah makan.
Murianews, Boyolali – Polres Boyolali berhasil menangkap pembunuh kasir rumah makan Dapoer Kalimi Jalan Pandanaran, Boyolali, Siti Munawarotun (17), Rabu (1/11/2017). Pembunuh tersebut adalah Novan Setya Pradana (24) warga Dukuh Sragendok RT 17/06 Desa Sragen Wetan, Kecamatan/Kabupaten Sragen.
Domisili sehari-hari pelaku tak jauh dari lokasi rumah makan yang juga kejadian, yakni di Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota. Saat penangkapan pelaku, polisi berupaya melarikan diri. Sehingga upaya penembakan ke pelaku pun dilakukan.
Polisi menangkap setelah sebelumnya menembak pada kaki kanan pelaku di dua tempat. Itu dilakukan karena pelaku pembunuhan tak menghiraukan teguran polisi.
“Pelaku ditangkap Satuan Reskrim Polres Boyolali, kemarin,” kata Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi, di mapolres setempat, Kamis (2/11/2017).
Baca :
Perempuan Muda Kasir Rumah Makan di Boyolali Dibunuh
Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti pisau dapur yang digunakan untuk membunuh korban, satu unit sepeda motor, ponsel, dan uang yang merupakan hasil pencurian.
Polisi sebelumnya telah melakukan penyelidikan, serta pengumpulan bukti dan saksi. Termasuk juga, polisi memeriksa CCTV yang ada di Jalan Pandanaran. Motif dari pembunuhan tersebut, yakni pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan.
Keterangan pelaku ke polisi, bahwa pelaku melakukan perbuatan sadis seorang diri. Pelaku menyatroni rumah makan sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku tak kesulitan masuk rumah makan karena pintu depan tak terkunci.
Dalam kondisi itu, korban mengetahuinya. Seketika, pelaku panik. Tersangka pun menggorok leher korban menggunakan pisau dapur. Tapi korban tidak langsung meninggal.
Kemudian pelaku menusuk lagi. Saat tersangka keluar dari rumah makan, korban masih mengikutinya. Hingga akhirnya korban jatuh tersungkur di depan rumah makan.
Editor : Akrom Hazami