Buka Praktik Pijat di Belakang Polsek, Pria Ini Justru Jualan Pil Koplo
Murianews
Rabu, 29 November 2017 16:11:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pria yang sehari-hari membuka praktik pijat itu, bahkan menjual pil koplo jenis trihex kepada para pelajar SMA di daerah tersebut. Aksi ini telah berlangsung cukup lama, dan akhirnya terendus juga oleh polisi.
“Tersangka kami tangkap di rumahnya, Selasa (21/11/2017) lalu sekitar pukul 19.30 WIB. Kami menemukan 300 strip pil koplo jenis trihex. Itu per satu stripnya diberi 10 butir,” kata Kapolsek Gunungpati, AKP Budi Abadi, kemarin.
Tak hanya dijual ke anak SMA, pil koplo itu juga dijual ke sopir angkutan umum. Tersangka yang tinggal di daerah Cempoko, Gunungpati, Kota Semarang ini menjual barang tersebut di rumahnya.
Dari hasil pemeriksaan diketahui jika pil itu dibeli dari seseorang di Semarang.
“Per stripnya dijual Rp 10 ribu dan dijual kembali 25 ribu rupiah. Pelanggannya pelajar MA dan sopir angkot. Transaksi tidak menggunakan ponsel atau media sosial, tapi pelanggan langsung datang ke rumah tersangka,” ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



