Polisi Usut Kasus Kakek yang Tersiram Aspal Saat Adu Fisik dengan Suami Kades di Tegal
Murianews
Selasa, 12 Desember 2017 10:51:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Peristiwa yang viral di media sosial itu diakibatkan pelaku mendorong kakek hingga terjerembab ke drum berisi aspal panas, karena tersinggung ditegur korban. Akibatnya korban harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka melepuh pada bagian wajah dan tangan.
Kapolsek Bojong, AKP Sugeng Subagyo kepada wartawan, menyebut, peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/12/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban melintas di jalan desa di Dukuh Tengah, yang tengah diaspal.
Dengan sepeda motor miliknya, korban melintas di atas jalan yang sedang proses pengaspalan tersebut. Setelah melewati jalan tersebut, Nasor justru berhenti dan mengatakan bahwa kinerja Kustinah, Kades Dukuh Tengah, tidak maskimal dan pekerjaan proyek desa karena terkesan lamban.
"Nah, di situlah akhirnya terjadi kesalahpahaman. Di sana ada suami Bu Lurah, yang kemudian tidak terima dengan perkataan kakek tersebut. Kontak fisik antara keduanya tak bisa dihindari. Keduanya saling dorong hingga si kakek terjatuh ke drum yang berisi aspal panas. Itu saksinya para pekerja," jelas Sugeng, dikutip dari detik.com, Selasa (12/12/2017).
[caption id="attachment_133169" align="aligncenter" width="565"]
Kondisi tangan korban yang melepuh karena terkena aspal panas. (Facebook)[/caption]Menurutnya, korban sempat dibawa ke puskesmas terdekat. Namun karena kondisi luka yang diderita cukup parah, akhirnya dilarikan ke Soeselo Slawi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



