Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ini diketahui ketika Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, melakukan inspeksi ke pembangunan pasar itu, Minggu (17/12/2017) kemarin.

Ia menyebut, proyek pembangunan pasar yang menelan anggaran miliaran rupiah itu baru selesai 52 persen, dari target yang ditetapkan seharusnya 54 persen.

“Pembangunan pasar tersebut tidak mungkin bisa selesai tepat waktu,” terangnya.

Dijelaskan, hingga batas akhir kontrak pekerjaan hanya menyisakan waktu sekitar 10 hari saja. Sementara pembangunan pasar baru mencapai separuh namun waktu sudah sangat mendesak.

Iaa yakin, dengan waktu yang sudah mepet pembangunan Pasar Simongan tidak akan selesai tepat waktu. "Kami sudah bertemu dengan pelaksana proyek dari PT Dinamika Persada Andika mengakui kalau pekerjaan ini tidak akan selesai sampai akhir Desember ini," katanya. 

Karenanya, ia berharap ada sikap tegas dari dinas yang terkait untuk menyikapi keterlambatan pembangunan. Pasalnya, jika sampai akhir kontrak pembangunan belum selesai maka kepentingan masyarakat akan terganggu dan untuk menyempurnakannya tidak bisa di 2018 karena tidak dianggarkan.

Hanya saja, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada rekanan kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan dengan waktu perpanjangan sebagaimana yang diatur dengan denda.
“Harus menjadi catatan bagi kami untuk meminta ULP ini lebih ketat lagi dalam lelang. Kontraktor yang tidak beres diblack list saja,” ucapnya.Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengakui jika  pembangunan pasar Simongan baru mencapai 52 persen dari seharusnya 54 persen. Meski demikian, kondisi tersebut masih dikatakan sesuai jadwal pekerjaan karena faktor musim hujan.“Sampai saat ini masih on the track. Bisa selesai sampai batas akhir pekerjaan yaitu 26 Desember,” ucap Fajar.Pembangunan Pasar Simongan dengan anggaran dari APBN senilai Rp 5,45 miliar itu, katanya, memang mundur dari jadwal semula. Hal itu disebabkan proses lelang yang gagal sampai dua kali. Kontraktor yang saat ini mengerjakan yaitu PT Dinamika Persada Sehati dari Kabupaten Pati, merupakan hasil lelang ketiga.“Kalau sebelumnya lelang tidak gagal, pengerjaan pasar bisa maju. Sehingga selesainya juga bisa lebih cepat, tidak di akhir tahun,” paparnya.Lebih lanjut dikatakan, Pasar Simongan ini nantinya terdiri 196 los dan 20 kios. Proyek ini dikerjakan selama 70 hari mulai 18 Oktober 2017 sampai 26 Desember 2017.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler