Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penemuan ini sontak membuat geger warga sekitar. Polisi yang mendapat laporan langsung memeriksa lokasi dan melakukan penyelidikan.

Tak butuh waktu lama, polisi langsung mengamankan Reni, yang diketahui sebagai ibu orok malang tersebut. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan Airin Sugesti (33) warga Kecamatan Sambi, Boyolali.

Airin merupakan seorang bidan di salah satu rumah sakit di Solo. Airin diketahui membantu menggugurkan kandungan Reni.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan, dua orang ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia menyebut, Airin langsung dimintai keterangan tim penyidik, sementara Reni belum dilakukan pemeriksaaan karena menunggu kondisinya stabil.

[caption id="attachment_134936" align="aligncenter" width="715"] Polisi mengamankan lokasi penemuan orok bayi di belakang rumah warga.(Foto : detik.com)[/caption]

Reni masih menjalani perawatan di RS Assyifa, setelah mengalami pendarahan setelah melakukan proses pengguran kandungan. ” Dua orang kami tetapkan sebagai tersangka, dan saat ini kasus masih terus dikembangkan,” katanya dalam jumpa pers, Kamis (4/1/2018).

Penemuan orok hasil pengguguran ini kali pertama diketahui oleh tetangga Reni. Rio Pujianto (29), yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Reni merasa curiga, karena malam-malam Reni meminjam cangkul dengan alasan menanam bunga.
Ia menceritakan, Selasa (2/1/2018) malam sekitar pukul 21.20 WIB, Reni yang hanya tinggal sendirian di rumah, kedatangan seorang tamu perempuan. Lima menit kemudian Reni meminjam cangkul untuk menanam bunga kepada Rio.“Tadi malam Reni kedatangan tamu terus pinjam cangkul ke saya. Saya tanya cangkulnya buat apa, kata Reni untuk menanam bunga,” ujarnya kepada wartawan di rumah Reni.Namun, karena Rio tidak punya cangkul, Reni lalu pergi meminjam cangkul ke tetangganya yang lain. Keesokan harinya saat Reni pergi bekerja, Rio mengamati sekitar rumah Reni untuk mencari bunga apa yang ditanam.“Sambil bersih-bersih lingkungan rumah, saya iseng-iseng mencari tanaman apa yang ditanam Reni. Saya lihat ada gundukan di belakang rumah Reni,” terangnya.Karena curiga ia lalu menggali gundukan itu dan menemukan orok yang terbungkus kain putih. Saat ditemukan ari-ari orok itu masih ada, dan orok dalam kondisi tak bernyawa.Orok itu hanya dikubur dengan kedalaman sekitar 30 cm.Ia pun langsung mengabari warga lain tentang penemuannya. Dan warga lain akhirnya melaporkan ke polisi. Setelah melakukan penyelidikan tak lama kemudian Reni ditangkap.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler