Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Razia digelar di pos perbatasan Jaim Banaran, Sambungmacam, Sragen. Swiping yang dipimpin Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman bersama personel Dandim 0725/Sragen, Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo itu menumkan sejumalh bonek yang menumpang truk.

Truk yang ditumpangi langsung dihentikan, dan para bonek diturunkan. Polisi juga memeriksa barang bawaan mereka, untuk menghindari adanya senjata tajam atau lainnya.

”Kami memeriksa barang bawaan para bonek ini, bila ada barang yang membahayakan bagi orang lain,” katanya.

Dalam pemeriksaan, petugas tak menemukan barang-barang berbahaya. Meski diturunkan secara paksa, para bonek ini tak lantas ditelantarkan begitu saja oleh aparat. Saat berada di pos polisi, mereka dijamu dengan makanan dan minuman.
”Kami menjamin mereka tak akan kelaparan ataupun kehausan. Karena di pos telah disediakan makanan serta minuman gratis bagi suporter yang melintas Sragen,” ujarnya.Usai dijamu makanan dan minuman, para bonek diminta menunggu rombongan bonek yang akan lewat. Pasalnya, rombongan itu telah dikawal secara khusus oleh petugas kepolisian.Mereka dikawal mulai dari Jawa Timur, dan ketika memasuki wilayah Sragen kemudian dikawal oleh jajaran Polres Sragen.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler