Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bahkan hingga Sabtu (10/2/2018) pagi warga masih berjibaku membersihkan lumpur yang mengendap di jalan maupun di sekitar rumah. Endapan lumpur setinggi 10 sentimeter terlihat di jalan masuk kampung dan rumah-rumah warga.

Tak hanya itu saja, sejumlah hewan ternak dan sepeda motor milik warga juga hilang terseret arus banjir yang datang secara tiba-tiba.

Lokasi yang terparah akibat terjangan banjir bandang berada di Dusun Proto Wetan, Desa Protomulyo, Kampung Citran dan kampung Mranggen. Desa Kutoharjo, serta Dusun Gelung, Desa Magelung. Sedikitnya lima rumah ambruk dan hanyut, sedangkan puluhan lainnya rusak.

Kasmadi warga Proto wetan mengatakan, banjir bandang datang setelah hujan turun secara terus menerus dari Jumat sore. Banjir bandang yang menerjang desanya bahkan mencapai satu meter lebih.
“Tiba-tiba air dari atas mengalir deras menerjang rumah-rumah warga hingga ketinggian satu setengah meter,” katanya.Bupati Kendal Mirna Annisa, Sabtu (10/2/2016) pagi meninjau lokasi banjir dan memberikan bantuan kepada warga. Dari data BPBD Kendal lima rumah warga rusak parah sedangkan puluhan lainnya rusak.“Pemkab akan menganalisa penyebab banjr bandang dan akan memperbaiki fasilitas umum yang rusak,” jelasnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler