Sering Dimarahi dan Dihina Jadi Motif Tarmuji Bunuh Istri dan Gorok Bayinya
Murianews
Kamis, 15 Februari 2018 14:00:37
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pengakuannya, pelaku yang hanya bekerja serabutan sering diumpat dengan kata-kata kotor oleh istrinya. Penyebabnya, karena tersangka tak punya pekerjaan tetap. Sementara Koniti (35) istri yang dihabisi nyawanya oleh tersangka bekerja sebagai buruh pemelihara bawang.
”Motifnya lantaran permasalahan ekonomi keluarga. Mereka sering cekcok (adu mulut). Tak jarang pelaku sering dimarahai dan diejek oleh istri karena masalah yang tidak punya pekerjaan tetap. Pelaku merupakan buruh serabutan,” kata Kapolres Brebes AKBP Sugiarto.
Ia menyatakan, pelaku diamankan oleh polisi pada Selasa (13/2/2018) usai membunuh istri dan bayinya. Tarmuji diamankan di rumah orang tuanya di Desa Glonggong, Kecamatan Wanasari, Brebes.
[caption id="attachment_137590" align="aligncenter" width="715"]
Kapolres Brebes AKBP Sugiarto memberi keterangan soal motif pelaku pembunuhan[/caption]Dalam pemeriksaan polisi, Tarmuji juga mengakui membunuh istrinya dengan menghantamkan cobek ke kepala korban. Saat dibunuh korban dalam kondisi tertidur. Ia juga mengakui membunuh bayinya yang masih berumur 12 bulan dengan menyayat lehernya.
Bayi yang dibunuh baru diketahui tiga jam setelah penemuan tubuh ibunya. Bayi tersebut ditemukan di tempat pembuangan sampah di belakang rumah, dengan kondisi mengenaskan. Tubuh bayi itu juga ditutup dengan batang pohon pisang.
“Pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan intensif petugas. Kami juga dengan mendatangkan psikiater untuk memeriksa kejiwaannya,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan ibu dan bayinya di Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Selasa (13/2/2018) bikin geger warga. Pasalnya, pelaku pembunuhan ibu dan bayi tersebut adalah suami korban.
Baca juga :
- SADIS! Suami di Brebes Bunuh Istri dengan Cobek, Bayinya Juga Digorok
- Bayi yang Digorok Bapaknya Dibuang di Tempat Sampah Ditutup Gedebog Pisang
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



