Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Proses pencarian langsung dilakukan tim gabungan antara Polri-TNI dan SAR. Namun hingga Jumat (9/3/2018) pagi baru satu korban yang ditemukan, yakni Sutini.

Namun korban ini ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Sutini ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB, di jarak 1 kilometer dari lokasi terseret arus.

“Satu korban sudah ditemukan, dalam posisi terjepit batu sedangkan 1 lainnya masih dilakukan pencarian,” kata Kapolsek Purwantoro, AKP Sargiyata.

Hingga siang tadi, tim gabungan masih melakukan penyisiran sungai untuk mencari satu korban lain. Pencarian tadi malam sempat dihentikan karena medan yang curam, dan minimnya penerangan.

Pagi tadi, pencarian kembali dilanjutkan bersama warga sekitar. Dua warga itu terseret arus banjir bandang, kemarin sore.

“Mereka terseret saat menyeberang Sungai Kresek, sungai kedaan banjir bandang dan kedua korban hilang tetseret arus sungai,” ujarnya.
Hingga kini, Tim gabungan, Polri, TNI, dan Sar, masih melakukan penyisiran di aliran sungai kresek untuk mencari Misiyah (45) yang belum ditemukan.Dua korban merupakan petani, mereka menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah setelah memanen padi dari sawah. Keduanya diketahui berangkat ke sawah sekitar pukul 10.00 WIB, dan pamit pulang sekitar pukul 13.00 WIB. “Namun hingga pukul 16.00 Wib, ke 2 korban belum sampai di rumah,” terangnya.Keluarga korban lantas mencari ke sawah, namun mereka mendapati barang-barang milik korban terlihat hanyut sejauh 1 km dari lokasi mereka menyeberang sungai.“Mereka mencari-cari keberadaan korban namun tidak ketemu, ia hanya menemukan tempat makan dan wakul dengan jarak 1 km dari tempat penyebrangan,” jelasnya.Mengetahui korban hanyut, dan hilang warga sekitar lantas melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib. Selanjutnya kepolisian, dibantu Tim SAR dan BPBD menyisir sungai kresek untuk mencari keberadaan korban.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler