Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun dana untuk pembangunan superblock ini mencapai ratusan miliar. Sementara untuk mengandalkan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dinilai tidak memungkinkan. Sehingga pemkab mengundang investor untuk membangun superblock ini.

"Dana untuk membangun `Batang Superblock` ini bisa mencapai ratusan miliar. Oleh karena, kita perlu menggandeng investor untuk mewujudkan program tersebut," kata Bupati Btang, Wihaji, Selasa (20/3/2018).

Meski demikian, menurut dia pemkab tetap menganggarkan dana di atas Rp 50 miliar untuk menopang pembangunan itu. Ia memastikan, rencana pembangunan Batang Superblock itu sudah masuk dalam RPPJMD dan ditarget tahun 2020 atau 2021 sudah mulai dibangun.

Rencananya Batang Superblock di dalamnya akan dibangun Sport Center, Mall, taman kota, dan pusat hiburan. Pembangunan tersebut akan berlokasi di eks pasar darurat yang berada di Jalan Dr Sutomo.

Lokasi itu merupakan aset pemkab dengan luas tanah 8 hektare, dari Hutan Kota Rajawali hingga persawahan. "Khusus untuk sport centernya GOR Indoor tahun ini Detail Engeneering Desainnya (DED) sudah jadi," ujarnya.
Wihaji menyatakan, pemkab masih mencari sistem yang terbaik dan tidak melanggar peraturan dalam upaya menata wajah Kabupaten Batang. Pembangunan Batang Superblock, kata dia, memang masih dalam perencanaan dan butuh telaah serta kajian mendalam."Kita telah memiliki tanahnya yang siap untuk dibangun kawasan `Batang Superblock` itu dan tinggal mencari sistemnya agar tidak melanggar aturan. Kami memang harus hati-hati agar semua pihak tidak merasa ada yang dirugikan," terangnya.Saat ini menurut dia, sudah banyak investor yang mendaftarkan diri sebagai pelaksana proyek pembangunan itu. Namun pemkab masih melihat sistemnya apakah `build, operate, and transfer` yaitu membangun, mengelola, dan menyerahkan.Sejauh ini menurutnya, pemkab masih mengaji secara detil sistem yang ditawarkan para investor tersebut.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler