Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tubuh korban ditemukan di jurang kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM) sekitar pukul 08.40 WIB. Penemuan tubuh korban bertepatan dengan hari terakhir operasi SAR.

Informasi dari tim SAR dan foto-foto yang beredar tubuh korban mengalami luka yang cukup parah, akibat terjatuh dari ketinggian. Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Tengah Kantor SAR Semarang, Zulhawary Agustianto mengatakan, diperkirakan korban terpeleset dan terjatuh.

“Posisinya (korban) terjatuh dari ketinggian tiga hingga empat meter, lalu masuk ke sungai. Korban ditemukan pukul 08.40 WIB,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi jasad pendaki tersebut masih terus dilakukan. Jasad Andrey akan diturunkan melalui jalur pendakian Cuntel.

Sebelumnya, proses pencarian Andrey memakan waktu yang cukup lama. Tim SAR gabungan, TNI-Polri, relawan dan masyarakat sekitar dikerahkan untuk mencari korban. Jalur pendakian juga ditutup untuk melakukan pencarian, terutama jalur Cunthel dan Thekelan di Kabupaten Semarang.

Baca : Pendaki Asal Selandia Baru Hilang di Merbabu, 2 Jalur Pendakian Ditutup
Dikabarkan, sebelum melakukan pendakian, Andrey datang dari Bandara Yogyakarta mengendarai motor sewaan Honda Beat AB 5424 LZ. Ia kemudian menginap di Hotel Sanjaya Kopeng bersama seorang warga Magelang bernama Amina Verdiani (19).Sepeda motor yang dikendarai korban sempat ditemukan di pinggir hutan dan diamankan oleh petugas TNGM.Andrey mendaki Merbabu pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, melalui jalur pendakian Cunthel,  Getasan, Kabupaten Semarang. Pada Jumat sore, sekitar pukul 16.57 WIB ia memberikan kabar terakhir kepada seorang kawannya.Sebelum kontak terakhir, korban juga sempat mengirimkan foto selfie ke temannya, menunjukkan dia berada di Puncak Kenteng Songo. Saat berangkat  korban diketahui menggunakan celana tiga perempat berwarna krem, jaket tentara berwara hijau dan tas ransel berwarna krem.Salah satu pendaki bernama Ari Widhi Setiyatmoko (26) juga mengaku sempat berpapasan dengan kroban saat melakukan pendakian. Saat itu ia menyebut, jika korban membawas tas ransel biasa, bukan tas carrier.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler