Tirakat di Pojok Sel, Napi Lapas Ambarawa Bunuh Diri Minum Pembersih Lantai
Murianews
Rabu, 11 April 2018 11:50:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Aksi bunuh diri ini dilakukan napi yang dikenal dengan nama Dion tersebut pada Selasa (10/4/2018) sore kemarin. Sebelum bunuh diri, napi yang berasal dari Kabupaten Malang itu sempat menuliskan sesuatu yang diduga sebagai wasiat.
Ini diketahui dari hasil keterangan teman sel korban, bernama Khoirul Anas (22). Ia mengaku sekitar pukul 15.00 WIB melihat korban menulis surat, kemudian meminta izin untuk tirakat. Namun tak lama kemudian, saksi melihat korban muntah-muntah.
”Setelah menulis surat, korban pamit kepada saksi untuk tirakat di pojok kamar. Tak lama kemudian, korban muntah-muntah dan kesakitan. Saksi langsung melapor ke petugas Lapas,” kata Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo kepada wartawan, Rabu (11/4/2018).
Petugas yang mendapat laporan itu bergegas melakukan pertolongan. Korban juga sempat diberi minum air kelapa, namun tak ada perubahan, sehingga langsung dilarikan ke RSUD Ambarawa.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



