Hasil Autopsi Keluar, Jenazah Pendaki Asing yang Tewas di Merbabu Dikremasi di Semarang
Murianews
Senin, 16 April 2018 10:44:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Izin untuk kremasi itu disebut telah diberikan pihak keluarga, meskipun mereka tidak ada yang datang ke Indonesia.
Hal ini juga dibenarkan Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Triarmadja. Menurut dia, hingga saat ini jenazah korban masih disimpan di kamar mayar RSUP dr Kariadi Semarang, untuk menunggu proses kremasi. “Rencana kremasi dilakukan di Semarang. Tapi belum tahu kapan,” katanya, Senin (16/4/2018).
Ia menyatakan, autopsi telah dilakukan dan hasilnya telah keluar. Dari hasil autopsi tersebut diketahui jika tidak ada tanda bekas penganiayaan, sehingga disimpulkan jika korban murni meninggal karena kecelakaan.
Meski tak ada pihak keluarga yang bakal mendampingi proses kremasi, namun salah satu anggota Basarnas Jateng telah ditunjuk untuk mewakili pihak keluarga. Anggota Basarnas yang ditunjuk itu yakni Rindang Krisnavianto Tulu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



