Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kelas I Kota Semarang, Iis Harmoko menyatakan, peningkatan gelombang air pasang (rob) karena disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya adanya peralihan cuaca dari musim hujan menuju kemarau.

Menurutnya terjangan rob bakal terjadi mulai dari Kota Semarang, Tegal sampai Pekalongan. Pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat setempat untuk mewaspadai naiknya gelombang rob ke pemukiman warga.

“Air rob diprediksi sampai Juni, air naik dari siang sampai malam. Tapi tidak hanya di Semarang, juga sampai Tegal, Pekalongan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan ombak tinggi juga berpotensi melanda perairan Laut Selatan Jawa Tengah. Dari pantauan pihaknya, ketinggian ombak Laut Selatan mencapai kisaran 2,5 meter hingga 4 meter.“Kami memperingatkan warga sekitar Laut Selatan, peringatan dini gelombang tinggi saat ini mencapai 4,0 Meter,” kata Iis.Para nelayan di perairan Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Yogyakarta, kata Iis diprediksi terdampak dari peningkatan ombak Laut Selatan tersebut. Semua nelayan sudah diperingatkan agar menepi dan berhenti melaut.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler