Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibatnya, tol yang pembangunananya belum rampung total itu terjadi kemacetan panjang akibat antrean kendaraan di pintu ke luar. Ini setidaknya tejadi pada Sabtu (9/6/2018) di ruas tol Boyolali-Kartasura.

Penumpukan kendaraan terjadi cukup panjang. Pasalnya, hari ini merupakan awal pelaksanaan mudik, dan merupakan akhir pekan sebelum cuti bersama Lebaran.

Kemacetan di ruas ini dilaporkan netizen melalui akun FB @Sulasto Koping, di grup FB MIK Semar. Dalam unggahannya pagi tadi, Sulasto membagikan foto kemacetan di jalur tol Boyolali-Kartasura. Dalam foto terlihat antrean kendaraan hingga ratusan meter.

”Info lalin di jalN tol fungsional boyolali kartosuro muacet tiwas lewat sini macet bngt lur..Yang mau kesolo mending jangan lewat sini dr pada kena macet seperti saya,” tulis Sulasto Koping dalam postingannya.

[caption id="attachment_143664" align="aligncenter" width="715"] Jalur tol Salatiga-Kartasura dibuka secara fungsional selama musim mudik dan balik 2018. (istimewa)[/caption]

Pembukaan jalur tol Salatiga-Surakarta secara fungsional ini memang diperkirakan akan membuat penumpukan kendaraan di jalur tersebut. Namun pihak kepolisian sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan di jalur tol baru ini.

Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho mengatakan, tol fungsional ruas Salatiga-Kartasura hanya dubuka mulai pukul 06.00-17.00 WIB. Selama dibuka, petuas akan memperhatikan volume kendaraan yang melewatinya.

"Jika terjadi penumpukan di tol fungsional, kita akan alihkan ke exit tol Tingkir (Salatiga), yang nanti akan membelah ke Suruh dan Tengaran. Nantinya, masuknya ke Salatiga dan kita koordinasikan dengan Polres Salatiga serta Polres Boyolali untuk pengalihan arus," kata Agus.Jalur tol ini hanya akan dibuka selama sepekan, yakni mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Karena sifatnya fungsional, maka kecepatan kendaraan disarankan tidak lebih dari 40 km/jam.Nantinya, bagi pemudik setelah dari ruas Semarang-Salatiga pembayaran tol di kawasan Tengaran, Kabupaten Semarang, khususnya yang terus menuju Solo. Di kawasan ini disediakan empat gate pembayaran nontunai.Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Jurjawali) Satlantas Polres Semarang, Ipda Ari Parwanto mengatakan, pada hari ini Satlantas Polres Semarang melakukan survei tol fungsional di wilayah Kabupaten Semarang dari ruas Tingkir, Salatiga-Boyolali. Kemudian berdasarkan survei tersebut, hasil kajian untuk dilewati malam hari belum bisa."Ini karena dari segi keamanan, dari segi penerangan belum memungkinkan, jadi kita berlakukan di siang hari pada pukul 06.00-17.00 WIB. Demi keselamatan kita gunakan fungsional di siang hari," katanya saat melakukan survei di Rest Area sementara tol ruas Salatiga-Kartasura di Koripan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa (5/6/2018).Pihak kepolisian juga melarang para pemudik berfoto selfie di ruas tol tersebut, karena bisa mengganggu arus lalu lintas. Larangan selfie ini, juga dipertegas dengan dipasangnya rambu-rambu. Polisi juga mengimbau pemudik tujuan Solo yang melintas Jembatan Kenteng untuk lebih berhati-berhati.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler