Pria Ini Bikin Takut Warga Boyolali, Setelah Ditangkap Polisi Ternyata Begini
Murianews
Jumat, 13 Juli 2018 14:59:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sejumlah warga akhirnya melaporkan hal itu ke polisi untuk mengamankan pria tersebut. Belakangan diketahui jika pria itu bernama Sukarno (50), yang berasal dari Singopadu, Sidoharjo, Sragen. Diketahui pria itu juga tengah mengalami depresi dan baru ke luar dari rumah sakit jiwa.
Sukarno baru sebulan ini tinggal bersama kakak kandungnya bernama Ratmi di Dukuh Puluhkadang, Desa Mojolegi, Teras, Boyolali.
Beberapa waktu lalu, Sukarno pernah dirawat di RSJD dr Arif Zainudin, Jebres, Surakarta dan sudah dinyatakan sembuh. Oleh karena itu, Sukarno sudah diperbolehkan pulang. Namun setelah kakak kandungnya yang berdomisili di Sragen meninggal dunia, Sukarno kambuh.
Setelah menerima laporan dari warga, Wakapolsek Teras Ipda Joko Sidik Winardi bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Widodo menelusuri keberadaan Sukarno dan menemukannya di Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono.
Setelah menerima laporan dari warga, Wakapolsek Teras Ipda Joko Sidik Winardi bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Widodo menelusuri keberadaan Sukarno dan menemukannya di Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono.
Dengan diplomasi dan bujukan halus dari petugas, akhirnya Sukarno mau masuk ke KBM Dinas Polsek Teras tanpa perlawanan. Dengan didampingi kakak kandung Sukarno (Ibu Ratmi), petugas membawanya ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Arif Zainudin Jebres Surakarta.
"Sukarno langsung kita amankan dan langsung kita bawa ke RSJ di Surakarta," pungkas Wakapolsek Teras Ipda Joko Sidik, Jumat (13/7/2018).
Editor : Ali Muntoha



