Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Berdasarkan data desa, terduga teroris tersebut bukan asli desa tersebut. Terduga teroris itu merupakan pendatang dari Magetan, Jawa Timur, dan baru empat bulan tinggal mengontrak di Bumiaji.

Selain itu, dalam identitas M Shib juga diketahui jika ia merupakan warga Kelurahan Lokajana Nullu, Kalimantan Timur. Saat ini terduga teroris tengah diamankan Densus 88 untuk dilakukan penyelidikan.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, Kamis (19/7/2018) menyebut jika penangkapan terduga teroris ini merupakan pengembangan penangkapan teroris di Yogyakarta.

"Terduga teroris yang ditangkap di Sragen hasil pengembangan kasus di Yogyakarta. Lebih jelasnya bisa ditanyakan ke Densus 88," kata Kapolda di sela acara penyambutan kedatangan api abadi obor torch relay Asian Games 2018 di Solo.

Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang didukung Polres Sragen melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris MS, di RT 10 RW 10 Desa Bumiaji Kecamatan Gondang Kabupaten Sragen, Rabu (18/7) sekitar pukul 17.15 WIB.
Menurut warga, polisi saat melakukan penggeledahan tersebut menemukan sejumlah barang-barang yang dimasukkan ke dalam dus, langsung dimasukkan ke mobil kemudian meninggalkan lokasi.Warga juga menyebut, penggerebekan berlangsung sangat cepat. Tersangka disergap setelah keluar dari masjid mengendarai sepeda motor.“Tadi tahunya sudah sampai di perempatan timur masjid. Tahu-tahu sudah ditangkap dan dinaikkan mobil, ” papar Hari (37) warga dekat masjid, Rabu (18/7/2018) malam.Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, menyebut pihaknya membackup kegiatan Densus 88 mulai dari penangkapan hingga penggeledahan. ”Iya benar, tapi kami cuma membackup saja,” terangnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler