Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun belum semua bus mematuhi aturan ini. Belum semua bus AKDP maupun AKAP yang beralih ke terminal yang telah ditetapkan, dan masih masuk ke Terminal Terboyo.

Padahal terminal itu, kini tengah dalam proses renovasi untuk dialihfungsikan sebagai terminal angkutan barang.

Di Terminal Mangkang misalnya, hanya bus jurusan Semarang-Surabaya milik PO Indonesia dan Jaya Utama yang sudah pindah dari Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang.  Begitu juga dengan di Terminal Penggaron hanya beberapa bus AKDP saja yang sudah pindah.

Meski demikian, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah menyatakan masih memaklumi hal ini. Pasalnya, saat ini dianggap masih proses penyesuaian, termasuk penyesuaian jadwal baru untuk kedatangan dan keberangkatan.

"Kami menunggu dari pengusaha terkait perubahan jam perjalanan, pasti ada perubahan karena pindah tempat," kata Kasi Angkutan Orang Dalam Trayek, Dinas Dishub Jateng, Bangun Adi kepada wartawan, Selasa (4/9/2018).

Meski demikian menurut dia, pihaknya akan tetap bertindak tegas. Bus yang tetap nekat tak mau berpindah ke Terminal Penggaron dan Mangkang akan dilakukan penindakan. ”Sementara kami maklumi, tapi sebentar lagi akan ada penindakan," tuturnya.
Meski ia mengakui, ada kendala dalam proses penindakan bus AKDP dari arah selatan yang masuk ke jalur tol. Ketika bus AKDP  masuk tol, mereka bisa memutuskan untuk berbelok ke Terboyo atau arah Gayamsari. Keputusan itu baru bisa terlihat ketika ke luar dari tol."Kalau mereka suruh balik ke Terminal Penggaron, siapa tahu malah balik ke Sukun? Kami tidak punya kewenangan men'cegat' di tol," ujar Bangun.Sementara itu, sejumlah sopir bus yang mulai pindah ke Terminal Mangkang mengeluhkan sepinya penumpang. Hal ini disebabkan, belum semua bus pindah ke Terminal itu, sehingga penumpang masih menunggu di Terminal Terboyo.“Penumpang masih sangat sepi, dari sini paling sekitar empat atau lima penumpang sudah bagus. Malah ada yang kosong blong,” ujar Rasnawi Pengurus PO Indonesia.Bahkan sejumlah sopir juga mengancam akan kembali ke Terminal Terboyo, jika pemerintah tidak bertindak tegas dan mengoptimalkan perpiondahan penumpang ke Terminal Mangkang.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler