Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Formasi CPNS yang tak laku itu ternyata adalah formasi untuk dokter spesialis. Dari 13 formasi dokter spesialis yang dibuka Pemkot Solo, hanya tiga formasi yang ada pelamarnya. Sementara 10 formasi lain, nol pelamar.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo, Rahmat Soetopo menyatakan, tiga formasi dokter spesialis yang ada pelamar yakni dokter spesialis jantung, spesialis anestesi, dan spesialis paru-paru.

Sedangkan 10 formasi yang nol pelamar, yakni dokter spesialis bedah mulut, spesialis radiologi, spesialis bedah syaraf, spesialis forensik, spesialis anak, spesialis neurologi, spesialis THT, dan spesialis orthodontis.

”Ada dua kemungkinan. Yang pertama karena batasan usia, karena dari Kemen PAN usia dibatasi 35 tahun. Dan yang kedua, tidak ada yang daftar,” katanya pada wartawan.

Padahal menurut dia, formasi itu untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di RSUD Ngipang, Kadipiro, Solo. Selama ini, Pemkot Solo mempekerjakan dokter spesialis secara kontrak untuk mengisi kekosongan.

“Dengan sekarang tidak ada yang minat, ya sudah kita lakukan lagi dengan kontrak, sampai adanya pembukaan berikutnya yang disetujui oleh Kemen PAN,” ujarnya.Lebih lanjut, Rakhmat  meminta kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) untuk mengubah syarat umur bagi dokter spesialis. Dari 35 tahun menjadi batas usia lebih tua.Selain formasi dokter spesialis, tiga formasi guru dengan kategori penyandang disabilitas juga sepi peminat. Formasi itu yakni yakni dua duru agama Katolik untuk SDN Tegalrahjo dan SDN Kleco I, dan satu guru TIK untuk SMPN 12.Setelah penutupan pendaftaran CPNS serentak di Indonesia pada 15 Oktober lalu, Pemkot Solo mencatat terdapat 7.419 pelamar yang mendaftar melalui website sscn.bkd.go.id. Pemkot Solo sendiri membuka formasi CPNS 2018 sebanyak 461.“Kita akan mengadakan verifikasi kepada 7.419 pelamar pada tanggal 19 Oktober, dan pada tanggal 26 Oktober akan diadakan test CAT di Sragen,” pungkasnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler