Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sebagian tubuh mayat itu sudah dipenuhi belatung dan kepala mayat hanya tinggal tengkorak. Mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki, namun tak ditemukan identitas apapun di sekitarnya.
Dikutip dari solopos.com, Rabu (31/10/2018) mayat itu kali pertama ditemukan oleh warga Dusun Bedodo, Desa Blimbing, bernama Sakti Pamungkas saat tengah buang air kecil di pinggir sungai.
Saat itu saksi mencium bau yang begitu menyengat. Setelah ditelusuri, Sakti terperanjat karena yang ditemukannya adalah tangan manusia di sela-sela sampah daun kering. Penemuan itu pun langsung dilaporkan ke polisi.
“Mayat yang ditemukan di sungai memakai kaus dan celana pendek yang sudah bercampur lumpur. Tidak ada bukti identitas diri yang ditemukan di saku celana maupun di sekitar lokasi kejadian,” kata Kapolsek Gatak, AKP Yulianto.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



