Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tetapi juga mendapat imbas untuk mendongkrak perekonomian. Oleh karenanya, ia memerintahkan wilayah terdampak tol untuk mengeluarkan potensi lokal, agar tidak  sekadar menjadi perlintasan.

Jalan tol ruas Semarang - Batang dibangun dengan panjang 75 kilometer, mulai dari Batang - Weleri - Kaliwungu dan Krapyak.

Ganjar menyebut, dengan pembangunan tersebut, daerah-daerah terdampak bakal terangkat pertumbuhan perekonomiannya. Karena akan semakin diminati investor maupun wisatawan.

"Maka bupati harus nyiapin. Ini daerah-daerah yang seksi untuk pertumbuhan. Batang dan Kendal ini jadi dua kabupaten yang diincar untuk pertumbuhan," katanya.

Kendal dan Batang disebutnya saat ini memang tengah menikmati sebagai primadona investasi. Suasana yang kondusif serta ditunjang demografi yang menguntungkan menjadi daya tarik yang istimewa bagi berdirinya Kawasan Industri di Kendal dan PLTU di Batang yang memiliki kapasitas 2x1000 MW.

Meski memiliki nilai investasi mencapai triliunan rupiah, Ganjar mewanti-wanti untuk tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

"Tapi mesti kita jaga agar daya dukung lingkungannya baik. Dan ini yang nanti orang berdatangan untuk investasi dan piknik. Karena orang akan berkerumun ke sana, maka UMKM-nya pun juga harus dipoles," kata Ganjar.

Untuk pariwisata dan UMK, bisa menjadi kesempatan untuk meraih pendapatan yang tinggi dengan kenaikan dolar.
"Dolar tinggi itu kesempatan kita jualan wisata, jualan produk lokal. Saya mau jualan ke Jepang furniture, ini sudah ada pembelian USD 1 juta. Kita juga mau undang investasi masuk," ujarnya.Untuk UMKM, Batang dan Kendal memang memiliki beragam jenis, dari kerajinan hingga kuliner.Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, sudah jauh-jauh hari jajarannya menyambut pembangunan jalan tol Semarang - Batang. Dari membangun infrastruktur penunjang, pembenahan kelola UMKM sampai peningkatan sumber daya manusia."Berbagai pelatihan UMKM terus kami lakukan agar produknya semakin marketable. Dan hampir setiap kecamatan memiliki produk unggulan, Weleri misalnya ada UMKM kerupuk bandeng, Pegandon gula aren dan gula semut," terangnya.Bahkan, kepada warganya Mirna terus mengkampanyekan agar terus menyesuaikan terhadap perkembangan pembangunan agar daya saingnya terus meningkat. Namun tetap mempertahankan identitas Kendal sebagai wilayah santri dan seni.Bahkan, kata Mirna, dalam menjalankan UMKM warga Kendal tetap menerapkan pegangan hidup santri dan seniman yang mengedepankan gotong royong."Ada semacam subsidi silang, misal kecamatan A penghasil telur, kecamatan B penghasil beras, dua wilayah itu akan saling melakukan kemitraan. Itu dilakukan di semua kecamatan dan sudah ada Perbub-nya. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk khawatir dengan idiom pembangunan tol akan mematikan usaha rakyat, bagi kami itu tidak tepat," pungkasnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler