Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Polisi kini tengah memburu pacar korban. Pasalnya berdasarkan keterangan saksi beberapa saat sebelum korban ditemukan terbakar, diketahui pasangan itu tengah cekcok.

Beberapa saksi yang merupakan teman kos korban juga sempat melihat pacar korban lari melalui jendela kamar. Saat itu saksi juga melihat jika pacar korban itu juga sempat terbakar.

Korban meninggal dunia pada Kamis (8/11/2019) sore setelah 24 jam menjalani perawatan intensif. Jenazah korban dimakamkan oleh pihak keluarga Jumat (9/11/2018) pagi tadi di kampung halamannya di Dukuh Kujon Desa Denasri Kulon Kecamatan Batang.

Korban meninggal dunia karena mengalami luka bakar 80 persen di tubuhnya. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (7/11/2018) petang. Korban ditemukan oleh teman kosnya dalam kondisi mengenaskan. Seluruh tubuhnya terbakar.

Rani, salah satu teman kos korban yang kali pertama mengetahui kejadian itu. Ia curiga karena mencium bau gosong yang menyengat dari kamar korban.

Saat itu, saksi mencoba menolong korban namun pintu terkunci. Tidak berapa lama kemudian, muncul seorang pria yang menggenakan sarung ke luar dari kamar melalui jendela.

“Setelah mendengar suara gaduh, tetangga kos korban mendatangi kamar nomor 6, dan dari kejauhan mereka melihat seorang pria ke luar lewat jendela kamar. Dan mereka melihat api di dalam kamar serta seorang perempuan berteriak teriak,” kata Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Asfauri, Jumat (9/11/2018).

Ia menyebut, dari keterangan saksi, usai ke luar dari jendela laki-laki tersebut sempat masuk kembali ke dalam kamar melalui jendela. Namun tidak sampai ke dalam kemudian ke luar lagi.Saat itu, para saksi melihat badan laki-laki tersebut terbakar namun kemudian tanpa sebab langsung pergi dalam keadaan telanjang hanya memakai sarung.“Tetangga kos korban saat itu berusaha menolong dan menyiramkan air melalui jendela, karena pintu terkunci,” ujarnya.Sementara itu, Sari teman kos korban kepada wartawan mengaku saat itu cukup panik melihat api membakar korban. Apalagi saat itu, ia tidak bisa masuk karena pintu dalam kondisi terkunci."Saya panik. Saya ambil ember dari luar saya coba guyurkan ke tubuh dia. Dia sempat ngomong kunci pintunya di luar di deket ember," katanya.Saat pintu terbuka kondisi korban masih terbakar dibagian seluruh badannya. Atas upaya dari teman-teman kos, akhirnya api yang membakar tubuh korbanbisa padam."Dia (korban) dalam kondisi masih sadar. Sempat bilang sama saya, dirinya dituduh selingkuh dan karena itu dirinya lebih baik mati," pungkasnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler