Pendekar PSHT dan Kera Sakti di Sragen Nyaris Bentrok, Begini Reaksi Polisi
Murianews
Senin, 26 November 2018 11:40:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menyikapi kondisi ini, polisi tak tinggal diam. Terlebih sejak sebulan terakhir, tensi ketegangan antarperguruan silat ini terus meningkat.
Penyebabnya, anggota PSHT dan Kera Sakti saling perang status di WA, yang berakhir cekcok. Awalnya, perseteruan dua pendekar ini bisa diselesaikan saat ketya dua perguruan silat ini turun tangan.
Namun, belakangan masalah itu mencuat lagi, dan suasana semakin memanas. Untuk mengantisipasi, adanya bentrok yang merugikan, Kapolsek Gesi, AKP Teguh Purwoko langsung turun tangan.
Dua warga PSHT dan Kera Sakti yang tengah berseteru dipertemukan dan dimediasi untuk berdamai. Mereka diundang ke Polsek Gesi dengan didampingi ketua perguruan silat masing-masing.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



