Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban tewas diketahui bernama Roilah binti Sidik (40) warga Kebandungan, Brebes. Kapolsek Bantarkawung, Iptu Azhari membenarkan peristiwa ini. Menurut dia, terbaliknya perahu itu terjadi pada Selasa (22/1/2019).

Saat itu, perahu tengah membawa belasan penumpang tengah menyebreang di aliran Sungai Pemali. Perahu ini memang rutin digunakan sebagai salah sarana transportasi masyarakat untuk menyeberang dari Desa Kebandungan ke Desa Kosambi, Kecamatan Margasari.

Saat itu menurut dia, perahu ditumpangi 12 warga Desa Kebandungan dan satu warga Pengarasan dan dua orang juru mudi. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika terbaliknya perahu itu akibat putusnya tali baja pengikat perahu.

“Tali seling sudah berkarat dan aus. Para penumpang panik saat perahu terbawa arus deras. Kemudian miring dan tenggelam. Ada 13 penumpang ditambah dua juru mudi,” katanya Rabu (23/1/2019).

Perahu tersebut dikemudikan Tardi (55) warga dan Pak Idin  (45) warga Kebandungan. Selain mengangkut penumpang, perahu itu juga mengangkut empat unit sepeda motor. Semuanya tenggelam di sungai.
“Mereka yang selamat adalah yang bisa berenang dan diselamatkan oleh penduduk yang kebetulan melihat kejadian. Sedangkan Ibu Roilah hanyut karena sama sekali tidak bisa berenang. Setelah pencarian beramai-ramai selama satu setengah jam oleh oleh Tim SAR, TNI-Polri dan masyarakat, jenazah baru ditemukan dalam keadaan meninggal,” imbuhnya.Kapolsek juga mengimbau pasca kejadian, jika kondisi sungai setelah hujan arusnya deras sebaiknya masyarakat memutar lewat jalan darat melalui Kecamatan Bumiayu jika akan menuju Kosambi.Sementara itu, Koordinator SAR Brebes, Adhe Dhanie Raharjo menyatakan, korban ditemukan 1,5 kilometer dari lokasi tenggelam. dan jasadnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.Ia juga dari segi kondisi, perahu masih sangat layak dan tergolong baru serta mampu menampung penumpang berkapasitas 25 orang. Jadi masih memenuhi toleransi.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler