Bawaslu Usut Deklarasi 31 Kepala Daerah Dukung Jokowi-Ma’ruf
Murianews
Rabu, 30 Januari 2019 15:07:39
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Bawaslu Jateng tengah mengkaji apakah deklarasi yang dilakukan oleh 31 kepala daerah di Hotel Alila, Solo, Sabtu (26/1/2019) lalu itu memenuhi unsur kampanye atau tidak. Serta dugaan adanya pelanggaran.
Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng, Rofiuddin menyatakan, hingga saat ini masih melakukan penelusuran dan kajian mendalam.
“Masih kita kaji dan telusuri. Belum ada putusan apapun mengenai masalah tersebut,” kata Rofiudin kepada MuriaNewsCom, Rabu (30/1/2019).
Ia menyatakan, pihaknya juga belum memutuskan untuk melakukan pemanggilan kepala daerah yang terlibat dalam deklrasi itu. Termasuk meminta keterangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang menginisiasi deklarasi tersebut.
”Belum bisa memastikan (soal pemanggilan). Karena masih proses dan kajian,” ujarnya.
Dalam deklarasi itu dihadiri 31 kepala daerah dari 27 kabupaten/kota di Jateng. Ada empat kepala daerah yang tak diundang, yakni Sragen, Kendal, Kota Tegal dan Kota Salatiga karena bukan pendukung pasangan calon nomor urut 01.
Baca juga :
- 31 Kepala Daerah Se-Jateng Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf
- Disoal BPN, Ganjar Sebut Dukungan 31 Kepala Daerah ke Jokowi Tak Melanggar
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



