Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi meninggalnya Y datang dari Mujiono, Ketua RW Dusun Desan, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Klaten. Di desa ini Y ditangkap Densus 88 14 Maret 2019 lalu.

Ia mengaku mengadapatkan informasi tersebut dari kepolisian. Bahkan ia bersama ketua RT setempat diajak ke Jakarta untuk melihat kondisi jenazah Y.

”Saat ini jenazahnya sudah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Selasa (19/3/2019).,” katanya kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

Mujiono menyebut, saat itu juga hadir suami Y bernama Iwan yang tinggal di Tangerang dan tiga anaknya. Mereka ikut prosesi pemakaman perempuan ini.

"Jadi dari Reserse Polres Klaten ada yang ke sini. Dulu kan sudah diminta sewaktu-waktu bersedia menjadi saksi. Saya kan ke sana (Jakarta), tapi awalnya nggak ngerti kalau Yuli sudah meninggal," ujar Mujiono.

Informasi yang didapatkannya Y mulai mengeluh sakit sejak Minggu (17/3/2019) dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati pada Senin (18/3/2019) dan meninggal di hari itu.

Ia juga menyebut, jika pihak keluarga juga membenarkan jika Y mempunyai riwayat penyakit lambung.

”Sakit lambung akut, dari rumah itu kan sudah sakit. Pas di sini kalau makan saja muntah. Katanya di Jakarta pernah operasi. Harusnya kontrol tapi dia tidak kontrol," katanya.Baca: Perempuan yang Ditangkap Densus 88 di Klaten Jaringan Abu Hamzah, Teduga Teroris SibolgaMujiono menambahkan, ibu kandung Yuli, Sriyatun sengaja tidak diajak ke Jakarta. Hari ini, Iwan, suami Yuli dan keluarga mengunjungi mertuanya tersebut. Kedatangan Iwan sekaligus untuk mengabarkan kondisi Yuli.Perempuan berinisial Y yang ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, di Klaten, Kamis (14/3/2019) kemarin diduga merupakan jaringan Abu Hamzah, terduga teroris Sibolga Sumatra Utara. Bahkan diduga Y dan Abu Hamzah sudah merencanakan aksi teror.Karo Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, menyatakan, Abu Hamzah merekrut tiga perempuan untuk dijadikan pengikut dan bakal isrti keduanya. Salah satunya adalah Y alias Khodijah, perempuan yang ditangkap di Klaten.“AH sudah ada (merekrut) tiga wanita. Yang satu istrinya (Solimah) yang meledakkan diri, yang kedua R yang direkrut sebagai istri keduanya dan yang terakhir Y, ditangkap di Klaten,” katanya Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler