Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jumlah itu merupakan gabungan personel dari TNI dan Polri. Bahkan Kodam IV/Diponegoro juga akan menurunkan tim penembak jitu (sniper) untuk mengantisipasi adanya tindakan yang tak diinginkan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Jumat (22/3/2019) mengatakan, personel dari Polri yang diturunkan sebanyak 23 ribu orang. Sementara sisanya dari unsur TNI.

”Dalam kampanye rapat umum, peserta kampanye boleh memobilisasi massa. Sehingga pengamanan harus lebih,” katanya usai memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Pancasila Semarang.

Ia menyatakan, selain kekuatan dari Polri dan TNI Pemprov Jateng juga akan mengerahkan puluhan ribu linmas untuk menjaga setiap tempat pemungutan suara (TPS.

Pihaknya juga meminta setiap peserta pemilu untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Termasuk mengenai lokasi kampanye. Karena tiap daerah mempunyai aturan tersendiri mana daerah yang diperbolehkan untuk kampanye.

Ia mencontohkan kawasan Lapangan Simpanglima Semarang yang tidak diperbolehkan untuk digunakan sebagai lokasi kampanye terbuka. "Lapangan Simpanglima tidak dibolehkan oleh Wali Kota Semarang untuk pelaksanaan kampanye terbuka," terangnya.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi juga memastikan seluruh personelnya siap mengamankan pemilu di Jateng. Tak hanya personel di tiap satuan tingkat kodim, pihaknya juga akan mengerahkan pasukan elite, seperti penembak jitu."Kami siapkan semua, kami tidak undersetimate. Meski situasi aman, , kepolisian dan TNI tidak akan meremehkan ancaman dan gangguan yang mungkin terjadi. Mudah-mudahan tidak digunakan, artinya aman," kata dia.Ia menyebut, 12 ribu personel yang dikerahkan untuk mendukung pengamanan di bawah kendali Polri. Selain itu, ada juga dua ribu personel cadangan di bawah kendali panglima yang bisa sewaktu-waktu diterjunkan.Sementara itu, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen yakin jika pelaksanaan pemilu di provinsi ini akan berlangsung aman dan damai."Kita semua berharap keamanan terjaga baik. Jateng saat ini kondusif, tapi kita semua tidak boleh lengah," tegasnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler