Kiat Klaim Produksi 1.500 Mobil Pedesaan, Paling Laku di Luar Jawa
Murianews
Senin, 25 Maret 2019 14:43:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Mobil pedesaan yang bisa berfungsi sebagai berbagai macam alat pertanian ini disebut sudah mulai banyak pemesanan. Bos PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI), Sukiyat bahkan menyebut, jika pemesanan paling banyak berasal dari luar Pulau Jawa.
“Banyak pemesan dari Banjarmasin, Kalimantan, dan Sumatra,” katanya dikutip dari Solopos, Senin (25/3/2019).
Ia menyebut, saat ini pabriknya memang baru memproduksi 1.500 unit mobil. Namun tahap berikutnya, akan kembali memproduyksi 3 ribu unit hingga maksimal 15 ribu unit.
Sukiyat mengatakan mobil perdesaan KMW difungsikan mendukung peningkatan produktivitas pertanian di perdesaan. Selain memproduksi KMW, Sukiyat juga bersiap memproduksi mobil Kiat Mahesa Nusantara (KMN).
“KMW itu sudah ada izinnya. Sedangkan KMN hingga sekarang belum keluar izinnya,” imbuh dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



