Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Legislator yang kembali maju mencalonkan diri itu diduga kuat dibunuh dengan cara diracun. Pelakunya adalah seorang wanita berinisial N (30). Pelaku merupakan rekan bisnis korban, dan saat ini sudah diamankan polisi.

"Wanita berinisial N itu meracun korban sampai tiga kali dengan cara memasukkan racun tikus ke kapsul obat diare," kata Kompol Aidil Fitri Syah Wakapolres Wonogiri, Kamis (18/4/2019).

Ia juga menyebut, jika dari hasil keterangan pelaku ternyata, korban sempat dibawa muter-muter menggunakan mobil. Setelah diketahui tak sadar baru dibawa ke RSUD Wonogiri.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Aditya Mulya memastikan, jika pembunuhan ini bukan bermotif politik. Melainkan masalah dendam pribadi.

Baca: Anggota DPRD Sragen Meninggal di Pinggir Jalan, Mobil dan HP Hilang

Seperti diketahui korban merupakan caleg dari Partai Golkar untuk DPRD Sragen. Ia ditemukan meninggal dunia sehari sebelum coblosan.
Seperti diketahui korban merupakan caleg dari Partai Golkar untuk DPRD Sragen. Ia ditemukan meninggal dunia sehari sebelum coblosan.Ia juga menyebut, perempuan itu mengaku membunuh korban dengan cara memasukkan racun tikus ke dalam kapsul obat diare yang biasa diminum korban. ”Dia sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” terangnya.Sebelumnya, polisi mencurigai kematian korban karena ada yang janggal. Kejanggalan itu, lanjut dia, terlihat saat diperiksa dokter, pupil mata korban mengecil. Hal ini, menurut dia, mengindikasikan adanya reaksi racun pada tubuh korban.Awalnya, polisi menduga korban tewas karena overdosis, namun belum mengetahui overdosis karena obat apa. Dengan pengakuan tersangka baru diketahui ternyata karena racun tikus. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler