Pemudik Diprediksi Tetap Menumpuk di Brexit, Sistem One Way Disimulasikan
Murianews
Kamis, 9 Mei 2019 12:21:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyatakan, di Jawa Tengah ada 24 pintu keluar tol Trans Jawa. Meski demikian, pihaknya memprediksi pemudik akan lebih banyak keluar melalui Pejagan, Brebes Barat dan Brexit.
Jalur ini diperkirakan tetap akan menjadi favorit pemudik yang akan menuju ke selatan seperti Banyumas, Purbalingga, Wonosobo. Bahkan, pintu keluar Colomadu Karanganyar juga menjadi favorit menuju Solo dan Yogyakarta.
"Oleh karena itu, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk pengaturan di titik titik itu," katanya.
Titik-titik yang berpotensi menjadi trouble spot juga tengah diidentifikasi. Untuk ruas tol, trouble spot diperkirakan terjadi di pintu tol. Kini tengah diuji coba kegiatan proaktif agar pemudik tidak terkunci di satu pintu saja.
Penambahan rest area juga dinilai perlu. Sebab terdapat ruas 174 kilometer tidak ada rest area, serta 194 kilometer tidak ada pom bensin.
Sementara, trouble spot setelah exit tol antara lain lampu traffict lightsetelah keluar tol, penyempitan jalan, pasar tumpah, U-turn, SPBU, dan restoran.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



