Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


TTP merupakan Ketua RT 03/ RW 01, Kelurahan Lempongsari, Kota Semarang. Penangkapan dilakukan pada Selasa (14/5/2019).

Dilansir Antara, Firma (30) warga Gajahmungkur, Kota Semarang yang merupakan keponakan TTP membenarkan penangkapan itu. Penangkapan diketahui ketika petugas Densus Mabes Polri datang ke rumah pamannya itu.

"Petugas Densus datang untuk memberi tahu serta mengembalikan sepeda motor yang ikut dibawa saat penangkapan," katanya.

Ia menjelaskan, TTP diduga ditangkap saat akan membeli obat pada dini hari tadi. Menurut dia, keluarga kaget dengan penangkapan TTP yang diduga tersangkut dengan terorisme itu. Padahal, lanjut dia, pamannya itu sudah 12 tahun menjabat sebagai ketua RT.

Sementara itu, Puguh, salah seorang tetangga TTP juga mengaku kaget dengan penangkapan itu. Menurut dia, memang terdapat perubahan yang dialami oleh TTP selama lima tahun terakhir. Ia menjelaskan perubahan tersebut terlihat dari caranya berpakaian.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol. Rycko Amelza menyebut, untuk sementara ada delapan orang yang tercatat ditangkap Densus 88 di Jateng. Mereka ditangkap di daerah Kudus, Grobogan, Sragen dan Magelang.

"Paling banyak di Magelang," kata Kapolda tanpa merinci jumlah terduga teroris yang telah ditangkap.

Baca juga:

    Menurut dia, jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah mengingat penanganan perkara tersebut masih dilakukan.Sementara itu dari informasi yang dihimpun, penangkapan terduga teroris dilakukan di dua lokasi berbeda di Kabupaten Grobogan hari ini.Penangkapan masing-masing dilakukan di Kecamatan Wirosari dan Godong, Kabupaten Grobogan.Belum ada keterangan resmi tentang jaringan mana para terduga teroris yang sudah ditangkap. Penulis: Ali MuntohaEditor: Ali MuntohaSumber: Antara

    Baca Juga

    Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler