Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih mengatakan, banyak pemudik sepda motor yang mengapresiasi langkah ini. Terlebih di beberapa posko PKS Jateng tersedia layanan pijat gratis hingga kebutuhan pompa angin untuk menambah kapasitas angin sepeda motor pemudik.

"Tak hanya berfungsi untuk istirahat. Ada banyak silaturahmi dengan berdirinya posko ini," katanya dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS.com, Selasa (4/6/2019).

Ia menyebut, meski memfokuskan untuk melayani pemotor, namun pihaknya tak akan melarang pemudik bermobil yang memanfaatkan fasilitas ini.

Di posko mudik PKS Kabupaten Semarang, misalnya, pemudik datang yang menggunakan sepeda motor atau mobil. Namun juga dikunjungi oleh pemudik yang menggunakan sepeda.

Pada Senin (3/6/2019) misalnya, seorang pemudik asal Kabupaten Karawang yang hendak menuju ke Wonogiri, singgah di posko mudik PKS Kabupaten Semarang. Pemudik sepeda onthel itu dihidangkan makanan hangat dan tempat untuk beristirahat.

“Tahun 2019 PKS Jateng membuka 8 posko mudik yang tersebar di seluruh Jateng. Posko PKS tersebar di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pati, Kabupaten Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap,” jelas Fikri.

Selain itu, kata Fikri, PKS Jateng juga menyiagakan lima posko mudik ambulan untuk melayani kebutuhan para pemudik pada Lebaran tahun 2019. Posko ini terletak di Kota Semarang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.“Keberadaan posko mudik mobil ambulan itu sangat bermanfaat, utamanya jika terjadi kejadian tidak terduga. Seperti kecelakaan lalu lintas yang terjadi di sekitar posko mobil ambulan PKS Kota Semarang,”terangnya.Fikri menuturkan, setiap posko mudik PKS menghabiskan anggaran hingga Rp 12 juta. Angka ini lebih banyak untuk penyediaan fasilitas dan kelengkapan posko semacam bahan bakar dalam jeriken, takjil, menu sahur, dan juga obar-obatan."Posko kami bukan sekadar tempat istirahat. Memang kami sediakan takjil buka puasa dan sahur gratis, kids corner (tempat bermain anak), pijat gratis dan layanan kesehatan. Tapi lebih dari itu adalah untuk menjaga ukhuwah antar warga masyarakat," pungkasnya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler