Kakek Sebatang Kara Meninggal Mengenaskan di Rumahnya yang Terbakar
Murianews
Sabtu, 15 Juni 2019 11:48:44
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Jumat (14/6/2019) petang, dan membuat geger warga kampung. Kebakaran diduga dipicu api perapian yang dibuat korban dan dengan cepat merembet menghanguskan rumah yang terbuat dari bambu.
Kapolsek Ampel AKP Margono kepada wartawan, Sabtu (15/6/2019) mengatakan, korban hidup sebatang kara. Ia tak punya anak, sementara istrinya sudah meninggal 10 tahun lalu.
“Korban memang diketahui sering membuat perapian di dalam rumah untuk memanaskan ruangan. Dugaan munculnya api dari perapian yang dibuat oleh korban, dan merembet ke dinding rumah,” katanya.
Menurut dia, peristiwa kebakaran itu berlangsung begitu cepat. Bahkan menurut dia, warga sekitar baru mengetahui rumah kakek malang ini terbakar, saat api sudah membesar.
Saat api membesar, korban yang berada di dalam rumah tak berhasil menyelematkan diri. Tubuh korban berhasil dievakuasi setelah tim pemadam kebakaran bersama tim gabungan lain datang.
Saat dievakuasi kobaran api masih berlangsung. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Pandanarang Boyolali, sementara tim pemadam dan warga sekitar menjinakkan api.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



