Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski begitu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat tak begitu khawatir. Ia bahkan meyakini kekurangan ini bakal segera teratasi. Hal itu menyusul dibukanya kembali keran impor dari Tiongkok, yang dikenal sebagai negara penghasil bawang putih.

”Kita utamakan untuk bawang putih dan gula. Tapi, untuk gula sebenarnya kita punya pengganti yakni gula aren maupun gula semut,” ujar Ganjar seusai menggelar rapat terbatas di kantornya, Senin (16/3/2020) kemarin, seperti dikutip Solopos.com.

Baca Juga:

”Untuk gula, sebenarnya gula aren maupun gula semut bisa menjadi alternatif kelangkaan gula pasir. Apalagi, produksi gula aren dan gula semut di Jateng terbilang tinggi,” tambahnya.

Dengan kondisi itu, Ganjar pun meminta masyarakat tidak panik dan khwatir terhadap kondisi pangan. Apalagi, sampai melakukan pembelian bahan pokok besar-besaran. ”Tetap tenang. Kalau terjadi hal darurat kit siap pangan,” tuturnya.

Pernyataan Ganjar tersebut bukan tanpa alasan. Selain gula pasir dan bawang putih, stok bahan pokok lainnya di Jateng terbilang masih aman, seperti beras dan jagung.Ia menyebut untuk stok beras di Jateng diprediksi masih mampu bertahan hingga tujuh bulan ke depan. Begitu juga dengan stok jagung.”Beras di Bulog masih bisa untuk tujuh bulan. Ditambah lagi, bulan April kita akan panen 1,6 juta ton,” terangnya.Sementara itu, cadangan jagung yang masih bisa diandalakan Jateng mencapai 1,7 ton. Pada Aprli nanti, Jateng juga akan mengalami panen raya jagung mencapai 1,7 ton. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler